Siap-siap Awal Juni Mulai Musim Kemarau


Anomali positif atau suhu di Laut Selatan Jawa cukup berpengaruh pada perubahan musim saat ini sehingga musim penghujan masih potensial turun hingga minggu ketiga Mei 2010.

"Suhu permukaan laut barat daya Jawa masih menunjukan anomali positif sehingga menghembuskan uap air sehingga kawasan Jawa Barat khususnya masih turun hujan," kata Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Bandung, Susi Susiana, Senin (17/5/2010).

Menurut Susi, tekanan di barat daya Jawa masih pisitif sehingga potensial menghembuskan angin yang membawa uap air yang cukup signifikan dan merata di seluruh Jawa Barat.

Sementara itu hembusan angin juga masih belum tetap. Terkadang angin berhembus dari arah barat, timur bahkan dari selatan.

"Masih ada hembusan angin dari barat dimana membawa uap air seperti saat ini sehingga hujan masih turun, kadang dari timut. Biasanya musim kemarau angin bertium dari timur ke barat, dan saat ini belum konsisten," kata Susi.

Kecepatan angin di kawasan Jawa Barat saat ini rata-rata 12 knot per jam, atau masih cukup kencang. Sementara itu potensi angin ribut atau puting beliung masih cukup besar pada pergantian musim ini.

Prakirawan BMKG itu menyebutkan, saat ini memang sudah memasuki akhir musim penghujan. Namun karena masih ada anomali positif di laut selatan Jawa, maka hujan masih turun.

"Beberapa waktu lalu hujan sudah mulai berkarakter lokal, namun saat ini karena pengaruh tekanan dan anomali positif di barat daya Jawa, membuat hujan merata di seluruh wilayah Jabar," katanya.

Meski demikian, proses pergantian musim saat ini masih pada tahapan normal dan kemungkinan pada awal Juni mulai memasuki musim kemarau.

Sumber

1 Response to "Siap-siap Awal Juni Mulai Musim Kemarau"

SeaGate mengatakan...

siap2 kuwi.... biasane tegalan podo mletek2....

wayahe kepanasan