Kompor Biji Jarak Lebih Murah



Kompor berbahan bakar biji jarak punya beberapa keunggulan, selain tak mengeluarkan banyak asap juga lebih murah dibanding kompor minyak tanah. Kompor biji jarak merupakan modifikasi kompor minyak tanah, hanya bedanya tidak bersumbu.Melalui rangkaian uji coba prototipe kompor sederhana ini memiliki beberapa keunggulan, tidak banyak jelaga yang mengakibatkan kotor alat-alat rumah tangga, asap dihasilkan sedikit, tidak menyebabkan hasil masakan berubah rasa.

Perbandingan bahan bakar biji jarak dengan bahan bakar lain, apabila diolah setiap satu kilogram biji jarak mengandung minyak 0,2liter bioetanol sedangkan kalau dibakar langsung biji jarak tersebut akan menghasilkan kalori 5.400kCal/kilogram.Ditambahkannya, biji jarak lebih ekonomis bila dibandingkan dengan minyak tanah. Sekarang harga minyak tanah nonsubsidi Rp8000/liter sedangkan kalau memakai biji jarak hanya 2000/kilogram.

Penggunaan kompor biji jarak mempunyai nilai efisiensi karena kompor tersebut pembuatannya cukup sederhana, mudah, murah, tidak memerlukan teknologi yang rumit, serta bahan baku mudah didapat.Kelemahan kompor biji jarak sifat pembakaran kompor tersebut lamban bila dibandingkan dengan kompor minyak tanah dalam penyalaan pertama, perlu kesabaran karena membutuhkan waktu untuk penyulut dan kestabilan suhu kurang dari 15 menit.Bahan bakar biji jarak awal pemakaian harus direndam menggunakan minyak tanah, solar, dahulu supaya biji tersebut mudah terbakar. Cara penggunaannya mudah, isi penampung biji kemudian tutup dengan alat yang sudah disediakan, lalu nyalakan api tunggu 15 menit baru api stabil.Dinas Kehutanan dan Perkebunan kabupaten Indramayu telah membuat dan segera mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kompor biji jarak tersebut. Kompor tersebut terbuat dari plat logam, mirip seperti kompor minyak tanah, hanya bahan bakarnya berupa biji jarak.

Program ini mengingat kekhawatiran dunia semakin menipisnya sumber bahan bakar minyak berasal dari fosil, sumber bahan bakar yang terbentuk jutaan tahun lalu dalam jangka tidak kurang dari 100 tahun akan habis.Menurut hasil penelitian ITB, jarak pagar merupakan salah satu tanaman yang mempunyai potensi menghasilkan minyak nabati sebagai bahan baku energi baru, termasuk biodiesel, tanaman tersebut bisa dan berkembang di lahan marginal. ant/ism

sumber:republika online




0 Response to "Kompor Biji Jarak Lebih Murah"