JAMBORE PETUALANG INDONESIA (JPI) 2009 KATAKAN “IYA” UNTUK ALAM DAN KEHIDUPAN



Jakarta, 7 Juli 2009.
Diantara semaraknya berita tentang memilih calon pemimpin bangsa untuk lima tahun ke depan, Jambore Petualang Indonesia (JPI) juga memberikan pilihan kepada masyarakat Indonesia untuk lebih dekat dengan alam, bukan hanya lima tahun sekali namun setiap tahun dan setiap waktu.

“Acara ini adalah event kolaborasi akbar para pengggiat alam bebas yang menjadi satu bentuk cermin kepedulian anak bangsa terhadap kondisi alam dan kehidupan itu sendiri”, ungkap Aji Rachmat, Ketua Panitia JPI 2009.

Sejatinya event akbar tahunan ini bernama Jambore Jejak Petualang (JJP), namun karena antusiasme yang cukup besar dari para peserta akhirnya mulai tahun 2009 event ini berubah menjadi Jambore Petualang Indonesia (JPI).

Jambore yang rencananya akan digelar pada tanggal 8-9 Agustus 2009 mendatang di bumi perkemahan Rancaupas, Ciwidey – Bandung, Jawa Barat akan mengetengahkan berbagai acara dan lomba, antara lain: sepeda gunung, fun orienteering, jelajah, Global Development Village, menanam 1000 bibit pohon di areal Perhutani Ranca Upas, malam petualang "Dugem (Duduk Gembira) With Stars", serta “meet and greet” dengan host program-program petualangan yang kerap ditayangkan di Televisi.

Khusus untuk program jelajah, pada tahun ini akan lebih difokuskan kepada pengenalan terhadap habitat ular, survival di alam bebas, keaneka ragaman tanaman obat, interpretasi hutan, fotografi alam bebas, penulisan tentang alam bebas, serta family camp. Tak ketinggalan pula berbagai organisasi yang pro terhadap lingkungan hidup juga turut dijadwalkan untuk ambil bagian dalam jambore kali ini melalui Global Development Village. Global Development Village akan menjabarkan kepada para peserta isu-isu lingkungan yang sedang dihadapi oleh seluruh umat manusia dan solusi yang harus dilakukan untuk menjaga keberlangsungan bumi tercinta.

Pun JPI 2009 bukan monopoli bagi mereka yang telah ahli dalam menaklukkan alam bebas, namun lebih kepada ajang untuk berbagi, hidup berdampingan dengan alam dan menjaga kelestariannya, siapapun juga. Oleh karenanya panitia JPI juga menyediakan areal untuk family camp dan acara-acara yang dapat diikuti oleh seluruh keluarga. JPI percaya pendidikan dasar sejatinya berada di tangan keluarga, maka JPI juga merangkul keluarga Indonesia untuk turut mengajarkan kepada putra-putrinya perlunya menjaga lingkungan hidup sedari dini.

Jambore Petualang Indonesia (JPI) 2009 diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi lingkungan. Pemahaman bahwa apapun dan siapapun manusia yang ada di bumi ini berteduh di bawah atap dan di bumi yang sama sudah selayaknya menjadi pertimbangan. Apa yang dilakukan kini adalah untuk esok. Dan apa yang terjadi pada dahulu, ternyata menjadi sumber kerusakan lingkungan masa kini. Bukankah sudah saatnya manusia berhenti merusak dan mulai memperbaiki.

“Acara ini hanyalah upaya untuk mengenal alam lebih dekat - to be one with nature, serta memahami arti petualangan itu sendiri, yang mana semua itu berkaitan dengan pribadi masing-masing. Adalah pilihan setiap orang akan turut menyumbangkan energi dan tenaganya untuk bumi tercinta Indonesia dan saya harap kita mengatakan, iya, untuk alam dan kehidupannya”, tandas Aji Rachmat.


Catatan:
1. Untuk melihat ilustrasi kegiatan Jambore Petualang Indonesia silakan klik: http://jambore.jejakpetualang.org/index.php/jambore/ilustrasi-kegiatan/ilustrasi-kegiatan.html

2. Untuk mendaftar ataupun informasi lainnya, silakan kunjungi website kami di: http://jambore.jejakpetualang.org atau silahkan menghubungi kami melalui email: info@jejakpetualang .org dan HP: +62 813 8020 8334

3. Pendaftaran dibuka dari tanggal 15 Juni 2009 hingga 31 Juli 2009 atau jika quota peserta terpenuhi.

Sumber : jambore.jejakpetualang.org

1 Response to "JAMBORE PETUALANG INDONESIA (JPI) 2009 KATAKAN “IYA” UNTUK ALAM DAN KEHIDUPAN"

mau tau az! mengatakan...

wah...anak petualang yang tangguh