Ada apa dengan petir? ( hikmah )


Darrr...darrr...darrr...!!! Suara petir menggelegar bersamaan hujan deras. Langit seolah-olah menyala karena ada kilatan cahaya petir. Kawan,tahukah kamu bagaimana petir itu muncul mengagetkan? Tahukah seberapa banyak cahaya yang dipancarkan? Tahukah seberapa besar panas yang dilepaskan?
.

Petir adalah gejala alam. Ia terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik di atmosfer baik dalam satu awan,atau antara awan dan permukaan tanah,atau juga antara dua permukaan tanah mencapai tingkat tinggi. Kilat petir terjadi setidaknya dalam bentuk dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif ( - ) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat menyebar keluar dari jalur kilat utama.

Nah,di saat sambaran pertama mencapai permukaan tanah,sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan ( disebut sambaran kedua )
Perlu diketahui,dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan tanah. tanah. Arus pendek itu terbentuk pada titik pertemuan antara awan dan permukaan tanah,dan hasilnya berupa sebuah arus listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama menuju awan.
Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara awan dan permukaan tanah ini melebihi beberapa juta volt. Sehingga energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Karena suhu pada jalur di mana petir itu terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Subhanallah.




Kawan,suhu di dalam tanur yang digunakan untuk meleburkan besi berkisar antara 1.050 dan 1.100 derajat Celcius. Jika dibandingkan dengan 10.000 derajat Celcius tadi kita percaya bahwa panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Sehingga panas yang luar biasa ini menunjukkan bahwa petir dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi.

Perbandingan lainnya,suhu permukaan matahari tingginya 700.000 derajat Celcius. Dengan kata lain,suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Jadi,cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt.

Bisa dibandingkan juga,satu kilatan petir menyinari sekelilingnya secara lebih terang dibandingkan satu lampu pijar yang dinyalakan di setiap rumah di kota istambul. Lebih lanjut,kilatan yang terbentuk itu turun sangat cepat ke bumi. Cukup dengan kecepatan 96.000 km per jam. Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan bumi dalam waktu 20 milidetik. Sedangkan sambaran dengan arah berlawanan menuju ke awan cukup dalam tempo 70 mikrodetik. Jadi,secara keseluruhan petir berlangsung dalam waktu setengah detik.

Adapun suara guruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir. Akibatnya,udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara,meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal dalam rentan beberapa meter. Sehingga gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadi guntur dan petir yang susul menyusul.

Kawan, saat merenungi semua perihal petir,kita dapat memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif,yang tak terliha oleh mata telanjang,menunjukkan bahwa ia diciptkan dengan sengaja. Lebih jauh lagi,kenyataan bahwa molekul-molekul nitrogen,yang sangat penting untuk tumbuhan,muncul dari kekuatan ini. Sekali lagi bukti bahwa petir diciptakan dengan kearifan khusus oleh Allah SWT.


Dan secara khusus pula Allah menarik perhatian kita pada petir ini melalui Firman-Nya

" ..Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. " ( QS. An Nuur:43 )

bukanlah ayat ini mengingatkan kita untuk merenungkan maknanya?


Mengenai ayat ayat tentang petir Allah berfirman bahwa Dia menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Untuk itu kita wajib berfikir dan bersyukur bahwa guruh,yang mungkin belum pernah dipikirkan banyak orang seteliti ini dan yang menimbulkan perasaan takut dan pengharapan dalam diri manusia,adalah sebuah sarana mendekatkan diri kepad Allah SWTDan melalui petir ini pula,kita sebagai hamba-Nya tentu lebih mudah memahami apa yang Allah kehendaki.

Semoga ulasan tentang petir ini bisa menambah keimanan kita. Amin..amin.. Yaa Robbal'alamin.


Oleh: Budiqof@yahoo.co.id
Sumber:http://www.harunyahya.com/




2 Responses to "Ada apa dengan petir? ( hikmah )"

Anonim mengatakan...

sekarang dah masuk musim penghujan makanya bahas ttg petir....hehe

Anonim mengatakan...

anak2 bwn mana yaa kok jarang online ...kena petir kalix...heee maaf